Salah satu cara menanggulangi demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia adalah dengan pemberantasan vektor (penular penyakit) untuk menurunkan populasi nyamuk aedes spp. Agar tidak berperan lagi dalam penyebaran virus dengue. Terhadap nyamuk stadium pra-dewasa yang hidup di air, biasa dengan cara pengelolaan lingkungan yang lebih dikenal dengan 3 M (menutup, menguras dan mengubur). Tapi pada tem…
Untuk mengetahui fauna, fluktuasi kepadatan dan bionomic nyamuk anopheles spp sebagai bahan penunjang perencanaan kegiatan pemberantasan vektor malaria, telah dilakukan studi bionomic vektor malaria di Desa Langkapjaya Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi selama delapan bulan mulai bulan Mei sampai dengan Desember 2006 dengan frekuensi kegiaatan sebulan sekali. Kegiatan yang dilakukan adalah p…
Selain keberadaan vektor, KAP pada kelompok masyarakat dan tingkat parasitemianya di daerah endemis malaria, merupakan faktor penting dalam terjadinya transmisi malaria. Pada survai KAP di Desa Cibenda yang merupakan salah satu daerah endemis malaria di kecamatan Parigi kabupaten ciamis, diketahui bahwa pada kelompok pekerja tambak hanya sekitar 44,78% dari 95 responden yang mengetahui malaria …
Vektor malaria peru diketahui untuk menentukan metoda pemberantasan terutama dikaitkan dengan bionomiknya. Dari studi bionomic vektor di Desa Langkapjaya Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi, diketahui nyamuk anopheles yang dominan menggigit manusia adalah nyamuk an. Barbirostris, karena itu spesies nyamuk tersebut diduga menjadi vektor malaria di daerah tersebut. Untuk mengetahuinya maka dila…