Penyakit demam berdarah merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan dengan cara pengendalian vector demam berdarah. Pengendalian vector demam berdarah umumnya menggunakan insektisida sintetis ,namun penggunaannya berdampak negative terhadap lingkungan. Serai merupakan salah satu tumbuhan yang dap…
Nyamuk Aedes Albopictus merupakan vektor penularan penyakit Chiungunya. Pencegahannya dapat dilakukan dengan pengendalian vektor, baik pada nyamuk dewasa maupun larva. Cara yang banyak diteliti dan mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan adalah penggunaan insektisida hayati karena sifatnya mudah terurai sehingga kurang berdampak negative terhadap lingkungan (Nunik, dkk, dalam Endah Suges…
Vektor malaria peru diketahui untuk menentukan metoda pemberantasan terutama dikaitkan dengan bionomiknya. Dari studi bionomic vektor di Desa Langkapjaya Kecamatan Lengkong Kabupaten Sukabumi, diketahui nyamuk anopheles yang dominan menggigit manusia adalah nyamuk an. Barbirostris, karena itu spesies nyamuk tersebut diduga menjadi vektor malaria di daerah tersebut. Untuk mengetahuinya maka dila…
Program eliminasi filariasis di Indonesia ditetapkan dua pilar yaitu memutuskan rantai penularan dengan pemberian obat massal pencegahan filariasis (POMP filariasis) di daerah endemis dan mencegah dan membatasi kecacatan karena filariasis. Untuk mencegah terjadinya penularan ulang di daerah yang sudah melakukan POMP, perlu dilakukan kegiatan surveilans untuk mengamati perkembangan kasus baru se…
Latar Belakang. Malaria merupakan masalah kesetan di Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen, dengan Annual Parasite Incidence (API) Tahun 1997 s/d 2001 adalah 0,74%, 1,23%, 18,99%, dan 21,57%. Slide Posive Rate (SPR) semakin meningkat dari Tahun 1997 sampai dengan 2001 terlihat 2,63%, 3,31%, 6,195%, 12,38% dan 10,83%. Kecamatan Prembun Kabupaten Kebumen merupakan daerah perbatasan dengan Kecamatan…